Tampilkan postingan dengan label Liga Super Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Super Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

0 Persela Hantam wasit , Psms Ikuti semangat Chelsea



Sempat tertinggal dua gol, PSMS Medan tampil penuh semangat di babak kedua untuk bangkit dan meraih kemenangan dramatis atas Persela Lamongan 4-3 dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, tadi malam.

Sayangnya, laga ini diwarnai dua kartu merah dari wasit Suharto asal Tangerang untuk penjaga gawang Ali Barkah dan Danu Rosade (Persela Lamongan) karena menerjang dan memukulnya, akibat tidak menerima keputusannya.

Sikap tercela kedua pemain Laskar Joko Tingkir itu karena memprotes keputusan wasit yang memberi tendangan bebas kepada tuan rumah. Setelah diberi penjelasan, mereka menerima keputusan tersebut. Namun begitu menghasilkan gol yang kemudian menjadi penentu kemenangan PSMS, spontan anak-anak asuhan pelatih Miroslav Janu serempak mengejar wasit.

Pemukulan dan terjangan diterima kembali oleh Suharto begitu meniup peluit panjang. Melihat gelagat negatif itu, petugas keamanan memasuki lapangan untuk menyelamatkan Suharto dari kejaran pemain Persela.

Ironisnya, petugas keamanan juga ikut dilawan pemain Persela, termasuk pihak panpel, sehingga terjadi keributan dan saling memukul. Keributan selama 20 menit itu akhirnya bisa diamankan setelah pihak panpel dan petugas keamanan menggiring pemain Persela memasuki ruang ganti.

Gol penentu kemenangan PSMS itu sendiri tercipta lewat sundulan kepala Sasa Zecevic yang memanfaatkan tendangan bebas Nastja Ceh. Sebelumnya, tim tamu mengejutkan PSMS pada menit kelima melalui gol cepat Park Chul Hyung. Menit 37, Mario Costas memperbesar keunggulan Persela.

Pada babak kedua, PSMS langsung menggebrak pertahanan Laskar Joko Tingkir. Hasilnya, tujuh menit laga berjalan, sundulan kepala Zulkarnaen memperkecil kekalahan PSMS. Tak lama berselang, giliran Yoseph Nico Malau membuat seisi Stadion Teladan bergemuruh setelah mampu menyamakan skor lewat gol spektakulernya.

Mendapat umpan dari Denny Rumba, Nico mengelabui dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakannya yang hanya bisa dipandangi Ali Barkah memasuki gawangnya. Namun, kegembiraan PSMS tidak bertahan lama karena Costas lagi-lagi membawa Persela unggul.

Kembali tertinggal, Ayam Kinantan terus menekan Persela. Kerja keras skuad asuhan Suharto akhirnya berbuah hasil di menit 82. Untuk kedua kali, Nico Malau menjadi mimpi buruk bagi Persela lewat tandukannya.

Di sisa waktu, kedua tim saling jual beli serangan. Ternyata PSMS lebih beruntung hingga akhirnya Sasa Zecevic menjadi penentu kemenangan lewat golnya di masa injury time.
Read More...

0 Sriwijaya vs Persiwa : Manfaatkan Badai Tinggalkan Mutiara Hitam



Tampil di depan publik wajib menang. Itulah yang diisyaratkan pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi. Termasuk ketika menjamu Persiwa Wamena di Stadion Sriwijaya Jakabaring dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, sore ini mulai pukul 15.30 WIB. Menang menjadi kewajiban bagi Kayamba dkk untuk memantapkan posisi sebagai pamuncak klasemen sekaligus memuluskan langkah menuju tangga juara. Saat ini Sriwijaya FC memimpin dengan 55 poin, unggul 4 poin dari Persipura yang berada di urutan kedua. Hanya persipura memainkan satu laga lebih banyak (25-24) dibanding Sriwijaya FC.

”Mental anak-anak dalam kondisi terbaik. Mereka tahu apa yang harus dilakukan di lapangan. Pendukung Sriwijaya FC pasti menginginkan kita menang dan pemain pasti akan maksimal untuk merealisasikan itu,” ujar Kas Hartadi.

Harapan untuk merebut kemenangan sekaligus menjauh dari kejaran Persipura di klasemen semakin besar seiring pulihnya Firman Utina dari cedera. Firman akan bias dipasang untuk menjadi pengatur serangan sekaligus menjaga keseimbangan di lini tengah. Namun Laskar Wong Kito --julukan Sriwijaya FC-- tetap tak bisa diperkuat Thierry Ghatussi dan Ponaryo Astaman. Thierry terkena akumulasi kartu, sedang Ponaryo cedera. Posisi keduanya akan diisi Nova Arianto dan Ahmad Jufrianto.

”Kembalinya Firman akan membuat keseimbangan di lini tengah tetap terjaga,” kata Kas Hartadi.
Sedang Kayamba dan Hilton Morriera akan manjdi andalan di lini tengah. Duet ini sedang dalam kondisi terbaik seiring lesakan golnya ke gawang lawang. Kayamba memimpin daftar top skor dengan 17 gol dan Hilton di urutan ketiga dengan 15 gol.

Hilton sempat diragukan seiring cedera kepala yang didapatkannya saat mengalahkan Persiram di laga terakhir Kamis (17/5) lalu. Bahkan Hilton sempat mendapat tiga jahitan. Namun Mas Kas --sapaan Kas Hartadi-- memastikan Hilton dalam kondisi terbaik dan siap tampil. ”Luka Hilton sudah dijahit dan tidak apa-apa. Dia bisa tampil besok,” tegas Mas Kas.

Sementara itu ambisi Badai Pegunungan --julukan Persiwa-- untuk mencuri poin tampaknya sulit terwujud. Pasalnya, tim asuhan Gomes Oliviera ini tak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya. Striker lokal sarat pengalaman, Pieter Romaropen tak bisa main karena cedera. Romaropen adalah pencetak gol tunggal ketika Sriwijaya FC kalah 0-1 di putaran pertama, 24 Januari lalu.

Meski begitu, Gomes optimis timnya mampu mencuri poin minimal 1 poin. ”Pieter memang absent. Tapi pemain yang kita bawa semua siap mencuri poin di sini,” tegas Gomes. (har/fan)
Read More...

0 Psap vs Arema : Lanjutkan Trend



Dua kali tampil di bawah komando Suharno, dua kali pula Arema sukses menang beruntun. Usai membekuk Persisam Samarinda (12/5) dengan skor 1-0, giliran Mitra Kukar Tenggarong dihajar dengan skor akhir 5-3 (17/5). Bisa dibilang Suharno berhasil melewati dua ujian awalnya dengan mulus.

Namun dua kemenangan terakhir tersebut diraih skuadra Singo Edan saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Pertanyaannya, mampukah tren positif dilanjutkan klub berlogo kepala singa Singo Edan saat saat tampil di luar kandang? Bentrok Arema kontra tuan rumah PSAP Sigli di Stadion Kuta Asan sore ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Suharno.

Pelatih berlisensi A AFC itupun dituntut mampu memberikan hasil maksimal di pertandingan sore nanti, mengingat target mengamankan posisi Arema dari ancaman degradasi yang dibebankan kepadanya sejak resmi ditunjuk sebagai head coach anyar per 10 Mei lalu. “Wajib menang. Tim harus melanjutkan tren positif agar bisa semakin memantapkan posisi lepas dari zona merah,” seru Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata berbicara soal target Singo Edan di kandang PSAP.

Suharno pun bertekad bisa merealisasikan ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya. Namun menurut mantan pelatih Persiwa Wamena itu, kunci kemenangan berada di masing-masing penggawa klub berlogo kepala singa. “Semua tergantung pemain. Tim pelatih sudah memberikan apa kekurangan dan coba membenahinya. Jadi tinggal bagaimana keinginan mereka untuk pertandingan besok (hari ini,red),” paparnya usai memimpin latihan tim di Stadion Kuta Asan pagi kemarin.

Sekalipun calon lawan yang akan dihadapi adalah debutan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Suharno menilai PSAP bukanlah tim yang patut diremehkan meski kini masih terpuruk di posisi 17 klasemen sementara. “PSAP sulit dikalahkan di kandangnya. Mereka pasti punya motivasi lebih. Karena mereka didominasi pemain putra daerah, pasti tidak ingin malu di hadapan pendukungnya sendiri. Mereka juga berniat mengamankan diri dari ancaman degradasi,” urai tactician yang juga sempat menangani Deltras Sidoarjo itu.

Untuk meredam agresifitas tuan rumah, Suharno berharap seluruh penggawanya bisa mengaplikasikan instruksi yang telah diberikannya. “Untuk mengatasi lawan, anak-anak harus main tenang, sabar dan tetap disiplin. Semua harus waspada. Kita tidak boleh takabur dengan dua kemenangan terakhir. Satu hal lagi, kita harus bermain dengan pakem Arema yaitu main berani dan bekerja keras sampai peluit panjang dibunyikan,” bebernya.

Sebaliknya, kubu PSAP bertekad tak akan membiarkan sang tamu meninggalkan Stadion Kuta Asan dengan membawa oleh-oleh poin. Terlebih saat ini mereka tengah berjuang mentas dari zona degradasi. Pertandingan kontra Arema akan sangat menentukan langkah mereka berikutnya karena sejatinya kedua tim tengah bersaing lepas dari zona merah. “Yang pasti sebagai tuan rumah, kami tidak mau kehilangan poin di kandang. Kami ingin menghentikan tren positif Arema. Target kami berada di zona aman, jadi wajib menang,” ulas pelatih anyar PSAP, Jessy Mustamu.

PSAP memang sudah cukup banyak kehilangan poin sepanjang putaran kedua musim ini. Dari tujuh pertandingan, Camara Sekou dkk sudah menelan lima kali kekalahan. Mereka baru menang sekali, tepatnya saat mengalahkan tamunya Persidafon Dafonsoro dengan skor akhir 2-1, 27 April lalu.

Pada pertandingan sore nanti, tuan rumah dipastikan tampil tanpa stopper Muhammad Ali yag menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Alasan senada juga membelit winger Arema, M Ridhuan sehingga penggawa asal Singapura itu hanya akan menjadi penonton di Stadion Kuta Asan. Singo Edan juga tampil minus gelandang Arif Ariyanto dan Alain N’Kong yang sama-sama dibekap cedera. Di pertemuan pertama kala putaran pertama lalu, PSAP yang bertandang ke Stadion Kanjuruhan sukses menahan imbang klub berlogo kepala singa dengan skor 0-0. (tom/nug)
Read More...

Minggu, 20 Mei 2012

0 Psms vs Persela = 4-3 , Gol Injury Time Zecevic


Bertanding di Stadion Teladan Medan, Minggu, 20 Mei 2012, PSMS yang tampil dengan seragam hijau-putih dikejutkan oleh gol cepat Perslea yang dicetak Park Chul Yong pada menit ke-5. Memanfaatkan tendangan bebas Inkyun Oh dari sisi kiri pertahanan PSMS, Park berhasil menaklukkan kiper PSMS lewat tandukan kerasnya.

Tertinggal 0-1, anak-anak Medan berusaha menekan pertahanan Persela yang tampil dengan kostum biru kebanggaannya. Pada menit ke-10, Nstja Ceh mendapat kesempatan melakukan tendangan ke gawang Persela yang dijaga Ali Barkah tetapi masih melenceng ke sisi gawang. Begitu pula dengan kesempatan yang diperoleh Zulkarnain semenit kemudian yang hanya melambung di atas gawang.

Persela berusaha mengimbangi permainan PSMS. Laskar Joko Tingkir sesekali menekan melalui serangan balik. Sayang, peluang yang didapat Mario Costas menit ke-14 dan 31 masih gagal menambah gol.

Pada menit ke-37, Pemain PSMS, Shin Hyun Joon  mencoba menekan melalui sisi kanan pertahanan Persela. Namun bola hasil tendangan mendatarnya hanya melewati gawang Persela tanpa ada pemain PSMS yang menyambut bola liar tersebut.

Terlalu fokus dalam menyerang, PSMS justru kebobolan pada menit ke-46. Striker Persela, Mario Costas berhasil memaksimalkan umpan terobosan Gustavo Lopez saat melakukan serangan balik. Persela unggul 2-0 dan mempertahankannya hingga jeda turun minum.

Tiga kartu kuning telah dikeluarkan sepanjang babak pertama. Satu untuk pemain PSMS, Anton Samba dan dua lagi untuk permain Persela, yakni Suroso dan Sukadana.

Pada babak kedua, PSMS langsung menggebrak pertahanan Laskar Joko Tingkir, hasilnya tujuh menit laga berjalan, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui tandukan Zulkarnain yang memanfaatkan bola muntah tendangan bebas Ceh yang membentur tiang gawang.

Pada menit ke-62, stadion Teladan bergemuruh setelah PSMS berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan mendatar Nico Malau di kotak penalti. Namun, kegembiraan PSMS tidak bertahan lama, empat menit kemudian, Costas membawa Persela kembali unggul setelah tandukannya memanfaatkan umpan tendangan sudut Rudi Widodo mengubah kedudukan menjadi 3-2.

Kembali tertinggal, PSMS kembali terus menekan Persela. Kerja keras skuat asuhan Suharto akhirnya kembali berbuah di menit ke-82. Nico Malau kembali menjadi mimpi buruk bagi Persela setelah tandukannya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Di sisa waktu yang ada, kedua tim saling jual beli serangan dan mendapatkan peluang emas. Dan PSMS akhirnya berhasil unggul melalui gol yang dicetak oleh Sasa Zacevic di injury time. Gol tersebut diprotes keras oleh pemain-pemain Persela, yang menilai bola belum melewati garis gawang. Bahkan kiper Persela Ali Barkah mendapatkan kartu merah karena protes berlebihan dengan melakukan tendangan ke wasit. Kedudukan 4-3 akhirnya bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir.
Read More...

0 Psms vs Persela : Jangankan mandi keringat , Mandi darah pun siap



Skuad PSMS Medan menjanjikan bakal tampil habis-habisan menghadapi Persela Lamongan pada lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Minggu (20/5) nanti.

Demi mencapai kemenangan, Ayam Kinantan akan tampil dengan ciri khasnya sebagaimana mereka ikrarkan usai latihan di Stadion Teladan, Kamis. PSMS kini berada di peringkat 14 dengan nilai 26, sehingga menargetkan 15 poin dari lima laga sisa.

Setelah melawan Persela, PSMS akan ditantang Arema Malang (26 Mei), Persib Bandung (17 Juni), Pelita Jaya (23 Juni), dan terakhir PSAP Sigli (28 Juni).

“Untuk mendapatkan hasil maksimal, pemain sudah siap berbuat apa saja. Bila perlu, jangankan mandi keringat , mandi darah pun siap demi mencapai kemenangan,” tekad gelandang PSMS, Alamsyah Nasution.

“Jangankan cedera, terbaring di rumah sakitpun kami siap demi PSMS,” katanya sama sekali tidak merasa sungkan untuk bermain di posisi apa saja, asal Ayam Kinantan menang melawan Laskar Joko Tingkir.

Dua pemain lainnya, Rahmad dan Zulkarnaen, juga sepakat dengan Alamsyah. Keduanya mengatakan juga tidak memikirkan resiko demi kemenangan PSMS dari Persela dan tim lainnya. Libero Sasa Zecevic dan Novi Handriawan pun menyatakan kesiapannya untuk bermain ‘kayu’ guna menyelamatkan gawang Edi Kurnia dari kebobolan.

“Itu adalah resiko kami sebagai pemain. Bila bertanding di kandang lawan, kami selalu dikasari tim tuan rumah, tetapi sanksinya tidak ada. Kenapa kami tidak melakukan hal serupa nanti di Stadion Teladan?!” tukas Novi.
“Lagipula, seatraktif apapun permainan sebuah tim, tak bisa dipungkiri bahwa yang terpenting adalah hasil akhir pertandingan,” tambah Novi.

Publik sepakbola di Teladan tidak hanya ingin melihat permainan yang baik, tetapi ingin melihat timnya bisa membawa kemenangan. Palang pintu PSMS itu optimis bisa meraih nilai penuh atas Laskar Joko Tingkir. Sebab, sejak menahan tuan rumah Gresik United dua pekan lalu, mereka termotivasi memenangkan semua laga sisa, khususnya di kandang.

“Kami seluruhnya termotivasi penuh untuk menang. Selain itu beberapa pemain yang selama ini cedera juga sudah sembuh, termasuk saya sendiri,” klaim Anton Samba, pemain paling rajin shalat lima waktu itu.
Read More...

Sabtu, 19 Mei 2012

0 Deltras vs Persisam = 1-3 , The Lobster Gagal Lanjutkan Trend


Deltras gagal melanjutkan tren positif di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) musim 2011/12. Saat menjamu Persisam Putra Samarinda di Satdion Gelora Delta, Sidoarjo, Dikutip Bola Beta™, Sabtu (19/5), mereka bahkan harus menahan malu lantaran ditekuk 1-3.

Dimotori James Koko Lomell, Deltras sebenarnya langsung menyerbu pertahanan Persisam sejak peluit dibunyikan. Menit 16, Budi Sudarsono nyaris membuka skor. Striker Deltras itu dari luar kotak penalti melepas tembakan keras. Sayangnya, bola berhasil ditepis kiper Agung Prasetyo.

Selang satu menit, Agung Prasetyo kembali menyelamatkan gawang Persisam. Dengan reaksi luar biasa ia berhasil memblok sundulan keras Lacine Kone.

Keasyikan menyerang justru membuat pertahanan Deltras terbuka. Hasilnya, Persisam berhasil mencetak gol melalui tembakan jarak jauh Lopicic pada menit 21.

Dari sisi kanan, pemain bernomor punggung 22 itu melepas tendangan akurat ke tiang jauh yang gagal dijangkau kiper Wahyudi.

Gol ini menambah kepercayaan diri para punggawa Pesut Mahakam. Serangan demi serangan pun terus dibangun Cristian Gonzáles dan kawan-kawan. Namun, apa daya, hingga babak pertama berakhir skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persisam.

Akan tetapi, Deltras tak pasrah begitu saja. Dengan semangat yang masih ada, mereka pun terus berusaha untuk mengejar ketertinggalannya di babak kedua.

Ditandai dengan dua upaya Budi yang kembali digagalkan Agung, The Lobster pun pada akhirnya bisa meyamakan kedudukan pada menit ke-56. Tapi bukan Budi atau punggawa Deltras lainnya, gol justru tercipta lewat sebuah upaya Luc Owana Zoa yang ingin membuang bola. Bek Persisam itulah yang akhirnya membuat skor berubah menjadi 1-1.

Namun, gol yang penyeimbang itu akhirnya hanya berujung sia-sia. Pasalnya, Persisam yang berhasrat membawa poin dari tur Jawa Timur-nya, akhirnya kembali mengungguli tim tuan rumah pada menit ke-68. Gol bagi Persisam kembali diciptakan oleh Lopicic dengan memanfaatkan umpan Jerry Boima Karpeh.

Pada menit ke-86, Persisam bahkan memperlebar keunggulannya dengan memanfaatkan kesalahan yang dibuat Wahyudi. Gol ketiga Persisam yang diciptakan Jerry Boima Karpeh itu pun bertahan dan menutup laga.

Atas hasil ini, Deltras harus puas tetap berada di zona degradasi. The Lobster masih menempati peringkat ke-16 dengan koleksi 26 poin.

Sementara itu, hasil ini membuat Persisam saat ini mengantungi 29 poin. Namun sayang, tambahan yang didapat tak mampu membuat Pesut Mahakam beranjak dari posisi ke-13.
Read More...

0 Deltras vs Persisam : Kejar Target Terakhir


Liga Super Indonesia

Jika dibandingkan Mitra Kukar, Persisam Putra sampai jelang pertandingan terakhir tur Jawa Timur malam ini masih kalah selangkah. Pasalnya Mitra Kukar mampu memetik satu poin dalam 3 pertandingan yang mereka lakoni, sementara Persisam Putra selalu kalah dalam dua pertandingan sebelumnya. Namun kesempatan untuk menyamai bahkan melebihi pencapain tim tetangga bisa terwujud malam ini, saat Pesut Mahakam bentrok dengan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora, Sidoarjo. (Siaran Langsung Antv pukul 20.00 Wita).

Sebagai catatan, Mitra Kukar juga memetik satu poin mereka saat bertanding di kandang The Lobster's - julukan Deltras -. Meski dipastikan tanpa diperkuat Eka Ramdani dan Kim Dong-chan, namun arsitek tim Misha Radovic sudah mematok target 3 angka.

"Tim ini menunjukan progress bagus di setiap pertandingan. Saya yakin anak-anak akan menjadikan pertandingan terakhir dalam tur ini sebagai final merebut angka. Di pertandingan sebelumnya, kita hanya tak beruntung sehingga gagal mendapatkan poin," kata Misha, saat dikonfirmasi kemarin.

Misha mengaku tak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. Hanya peran Fajar Legian di tengah, bakal digantikan pemain lain. Fajar gagal menunjukan kualitasnya sebagai kreator tim, saat bertemu Persela Lamongan. Kemungkinan besar Arifki Eka Putra akan ditempatkan di tengah bersama Srdjan Lopicic dan Isdianto.

"Skema permainan juga tak akan saya ubah. Tim saya sudah bisa memainkan pola 4-2-3-1 dan berganti menjadi 4-3-3 saat menekan lawan. Saya meminta kepada pemain untuk terus mempressure lawan saat kehilangan bola. Saya tak minta mereka bertahan, tetapi langsung menyergap meski di daerah lawan," tegasnya.

Persisam kata Misha akan tampil lebih menyerang. Itulah sebabnya ia akan menurunkan 3 striker sekaligus, yaitu Cristian Gonzales, Yongki serta Jerry Karpeh.

"Pemain kita punya kecepatan dan itu harus dimanfaatkan. Absennya Eka memang membawa pengaruh, tapi saya tetap yakin kami bisa bermain baik," tambahnya.

Sementara itu dari kubu Deltras Sidoarjo, arsitek tim Blitz Tarigan mengaku kalau timnya bakal bekerja keras untuk mengalahkan Persisam Putra. Mantan pelatih kiper Persisam Putra tersebut melihat, dalam 3 pertandingan terakhir skuad Pesut Mahakam sudah bermain sangat baik. "Persisam main lebih terorganisasi dan kompak. Kami akan mewaspadai performa bagus mereka," ujarnya.

Deltras sendiri masih tanpa diperkuat Sean Rooney yang pulang ke negaranya. Namun kesembuhan Budi Sudarsono dan semakin bagusnya permainan Lancane Kone di tengah, menjadi andalan Deltras untuk membongkar pertahanan Persisam.

Ia sendiri tak mau mengatakan lamanya masa recovery Deltras sebagai suatu keuntungan. Justru ia melihat Persisam lebih beruntung karena merasakan atmosfer kompetisi dengan rutin.

"Ada sisi baik dan tidaknya dengan lama tak bermain. Dari sisi fisik memang iya, tetapi pemain saya lama tak merasakan pertandingan. Sementara Persisam sudah menjalaninya di dua pertandingan sebelumnya. Yang jelas kami ingin menang, karena kami sudah berhasil menahan imbang mereka di pertemuan pertama," kata Blitz yakin. (upi)
Read More...

Jumat, 18 Mei 2012

0 Duaramuri Metu : Finishing Touch Persipura Lemah



Persipura mengalahkan psps 2-1 . Melalui asisten pelatihnya, Metu Duaramury mengakuki kendati Persipura menang akan tetapi dari evaluasi, masih banyak hal yang harus dilatih kembali. Padahal latihan sudah dilakukan, tapi situasi lapangan berbeda, ujar Metu Duaramury.

PSPS Pekanbaru kata Metu, bermain bagus dan membuat Persipura mendapat kesulitan untuk menghasilkan gol. Itu sebabnya menyoal hasil 2-1 yang didapat Persipura, Metu akui dirinya bersama Jackson sedikit kurang puas.

“Sebab finishing tauch ke gawang tidak ada, kita kecewa. Keberuntungan datang tapi tidak dimanfaatkan,”tambah Metu Duaramury.

Menanggapi apakah produktifitas gol yang berkurang sebagai akibat tanpa diperkuat Boas dan Tibo ? 
Menurut Duaramury tidak mempengaruhi, karena di Persipura bukan bicara individu, akan tetapi berbicara tim. Menurut dia PSPS bermain dengan system bertahan, sehingga satu-satunya alternatif adalah Persipura harus bermain dari sayap dan juga sentuhan satu dua di depan gawang.
Read More...

0 Mundari Karya : PSPS cuma Kalah Tipis dari Persipura Karena Tumpuk Pemain di Belakang


Konfrensi Pers

Pelatih PSPS Pekanbaru, Mundari Karya menegaskan laga menghadapi Persipura, Jumat di Stadion Mandala sengaja menumpuk pemainnya di barisan pertahanan belakang. Strategi itulah kata Mundari Karya yang bisa dilakukan untuk meredam ambisi tuan rumah Persipura.

“Itulah yang bisa kita lakukan terhadap Persipura. Kita banyak menumpuk pemain di pertahanan kami. Hanya itu yang bisa kita lakukan untuk antisipasi ketajaman Persipura,”bilang Mundari Karya pada sesi jumpa pers di Stadion Mandala usai pertandingan kedua yang berakir 2-1 untuk kemenangan Persipura.

“Kita banyak menunggu, sementara untuk melakukan serangananak didik saya  kurang percaya diri. Anak-anak grogi dan lebih fokus bertahan. Seperti itulah yang membuat permainan sedikit monoton,” ujar kandidat pelatih PON Kalimantan Selatan itu.
Read More...

0 Persidafon vs Persiba = 2-2 , Beruang Madu Curi Poin


Persidafon Dafonsoro kembali gagal memetik kemenangan saat tampil di depan publiknya sendiri. Setelah ditahan imbang Sriwijaya FC 2-2 (14 Mei), Persidafon kembali dipaksa bermain imbang 2-2 oleh tamunya Persiba Balikpapan, Dikutip Bola Beta™, Jum'at 18 Mei 2012.

Bertanding di Stadion Barnabas Youw, Persidafon berusaha menekan pertahanan lawan sejak menit pertama pertandingan. Tuan rumah bahkan sudah unggul lewat gol Lukas Rumkabu pada menit ke-8.

Namun Persiba berhasil menyamakan kedudukan lewat Ahmad Sembiring pada menit ke-25 memanfaatkan serangan balik yang cepat.  Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua, Persiba mencoba keluar dari tekanan dengan berupaya menguasai lini tengah. Situasi ini membuat permainan semakin menarik. Menit 80 Persiba mampu membalikan keadaan menjadi 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Sultan Samma.

Persidafon meningkatkan tempo pertandingan dan terus menekan lini pertahana tim lawan. Menit 87 Persidafon mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hasil ini bertahan hingga pertandingan selesai. (umi)
Read More...

0 Persipura vs Psps = 2-1 , Beto - Zah Rahan Menangkan Mutiara Hitam


Persipura Jayapura mulai bangkit pasca kekalahan kandang yang diderita dari Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Tim berjuluk Mutiara Hitam membalasnya dengan mengalahkan PSPS Pekanbaru 2-1 di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat, 18 Mei 2012.

Kembalinya Gerald Pangkali dan Yohanes Tjoe setelah absen akibat akumulasi kartu mampu membangkitkan daya dobrak Persipura. Meski masih tanpa striker Boaz Solossa, tuan rumah tetap tampil menekan sejak menit pertama pertandingan dimulai. Sayang, peluang yang tercipta lewat Alberto Goncalves dan Moses Banggo belum juga membuahkan hasil hingga 30 menit pertama. Persipura baru berhasil unggul pada menit ke-32 lewat kontribusi Zah Rahan Kranggar. Memanfaatkan umpan terukur Moses Banggo, mantan pemain Sriwijaya FC tersebut sukses menaklukkan kiper PSPS lewat sontekannya.

Persipura tidak mengendorkan tekanan bahkan mampu mengurung pertahanan lawan. Namun  penampilan gemilang kiper Fausal Mubarok, membuat PSPS hanya kebobolan satu gol di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Jacksen F Tiago memasukan Lukas Mandowen untuk menggantikan Moses Banggo, guna mempertajam lini depan. Daya dobrak tim Papua ini pun semakin tajam. Menit 60, Beto membawa bola di kotak pinalti lawan. Dia kemudian menendang bola dan mengenai tangan bek PSPS, Qu Jae Hu. Wasit menunjuk titik putih yang berhasil dieksekusi Beto dengan mudah.

Tertinggal dua gol, tim tamu mencoba bangkit, namun serangan Isnaeni cs selalu berhasil dimentahkan Bio Paulin cs. Sementara Persipura, setelah unggul dua gol, sedikit menurunkan tempo pertandingan, dengan lebih banyak memainkan bola di lini tengah.

Menit 90, PSPS melakukan serangan balik, pemain Persipura Daniel Tata yang berupaya mementahkan serang itu membuat kesalahan di kotak pinalti, tangannya menyentuh bola. Wasit Ayeng Suarlan pun menunjuk titik penalti untuk PSPS. Aprilhadi kemudian dipercaya mengeksekusi, dan berhasil memperdayai Joo Yae Hoon untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Kedudukan ini bertahan hingga peluit panjang pertanda pertandingan berakhir. (umi)
Read More...

0 Persidafon vs Persiba : Beruang Madu Krisis Kiper , Suntikan Darah Segar


Beruang Madu Krisis Kiper , Suntikan Darah Segar

Menghadapi Persidafon Dafonsoro pada Sabtu (18/5/12) tim tamu Persiba Balikpapan sepertinya dapat sedikit bernafas lega. Lini depan Persiba Balikpapan mendapat suntikan tenaga. Eki Nurhakim, yang sempat dikabarkan ikut menerima hukuman akumulasi kartu kuning, turut serta dalam rombongan tim ke Papua, untuk menghadapi Persidafon Dafonsoro.

Saat melawan PSAP Sigli, Eki menerima kartu kuning. Namun, dalam catatan pengawas pertandingan, tertulis Sultan Samma yang mendapat kartu. Di situs resmi PT Liga Indonesia, juga tertera nama Sultan menerima kartu kuning di menit ke-83.

Dengan begitu, menjadi suatu keberuntungan bagi Persiba, karena di saat bersamaan mereka tidak dapat memainkan Kenji Adachihara akibat kasus yang sama. “Itu bukan kesalahan kami, jadi tenaga Eki dapat kami pergunakan,” kata direktur teknik Persiba Hans Schaller.

Selama ini, pria Bandung itu kerap menjadi andalan Persiba dari bangku cadangan. Itu yng membuat dia dijuluki super sub.

Jika Eki bisa ditampilkan, penjaga gawang I Made Wirawan masih diragukan. Meski begitu, dia juga masuk dalam rombongan. Keadaan diperparah dengan ikut cederanya Yanuar Tri Firmanda, kipper kedua tim Beruang Madu.

Yanuar mengalami cedera hamstring, yang menurut Chief Medical Persiba dr Ratih Kusuma, kambuhan dari cederanya yang lalu. “Malam ini, Made saya injeksi lagi. Tapi secara keseluruhan kondisinya membaik,” kata Ratih.

Made Wirawan sendiri sebelumnya harus absen saat timnya menjamu PSAP Sigli, dengan belum pulihnya Made serta Yanuar Tri Firmanda yang juga cedera. Beruang Madu dikabarkan bakal memaksimalkan penjaga gawang ketiganya yakni Ahmadi.

“Namun semua tergantung kondisi terakhir, dan saya pikir pelatih telah mempersiapkan segala sesuatunya menghadapi Persidafon,” tandas Jamal Al Rasyid selaku manajer tim.

Sementara itu Krisis penjaga gawang melanda Persiba. Setelah penjaga gawang kedua Yanuar Tri Firmanda mengalami cedera hamstring dan terpaksa tidak dapat dibawa dalam lawatan ke markas Persidafon Dafonsoro, kondisi penjaga gawang utama I Made Wirawan juga masih belum pulih seratus persen.

Disaat Made dalam tahap pemulihan yang sudah mencapai 90 persen, pemain yang sudah 5 musim bersama Persiba itu malah mengalami demam.

“Badan ini sudah mulai terasa kurang enak sejak kemarin sore. Dan puncaknya saat tiba tadi (tiba di Sentani,Red.). Demam, badan mengigil. Mudahan saja cepat fit,” kata Made Wirawan saat ditemui di kamar 310 Hotel Ratna Indah, Sentani, kemarin petang.

Akibatnya sakit yang dialami, Made Wirawan terpaksa absen dalam latihan kemarin sore. Praktis pelatih kiper Donny Latuperissa harus memaksimalkan penjaga gawang ketiga, Ahmadi. “Made saya minta untuk beristirahat dulu, tidak usah ikut latihan agar kondisinya cepat pulih,” kata dr Cokorda Ratih, dokter tim Persiba.

Pelatih Hans Peter Schaller juga sempat mempertanyakan kondisi terakhir Made Wirawan dan juga kondisi Yanuar yang tidak bisa dibawa dalam lawatan Persiba kali ini. Bahkan Peter Schaller juga sempat mencari informasi tentang penjaga gawang Persiba U-21, apakah terdaftar di PT Liga atau tidak.

Pelatih asal Austria ini sempat mengerutkan kepala dengan kriris penjaga gawang yang dialami timnya. Dirinya berharap Made Wirawan bisa pulih lebih cepat, meski dilaga nanti hanya tampil sebagai penjaga gawang cadangan. Schaller berharap di laga away berikutnya terutama saat Persiba melakoni 4 laga away sekaligus di Jawa Timur, Juni mendatang, seluruh pemain Persiba bisa diboyong semua.

Penjaga gawang Ahmadi sendiri mengaku siap jika diturunkan sebagai starter dipertandingan nanti. “Saya harus siap jika dipercaya tampil sebagai starter. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menjaga gawang agar tidak kebobolan. Semoga kita mendapat poin maksimal dipertandingan besok (hari ini,Red.),” harap Ahmadi yang merupakan jebolan Persiba U-21.
Read More...

0 PSPS Coret Prince Kabir Bello


Persipura vs PSPS

PSPS hanya membawa 15 pemain saat tur ke Papua. Bahkan, satu pemain Prince Kabir Bello dipastikan absen karena dicoret dari tim usai kalah dari Persiwa, Ahad (13/5) lalu.

Kondisi tim pas-pasan ini, skuad Askar Bertuah tetap bertekad untuk membalikkan prediksi saat menghadapi Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (18/5) ini.

‘’Kami tak sekadar tampil di Papua. Tapi kami tetap berusaha mencuri poin meski berat, termasuk lawan Persipura. Kami juga pernah merasakan menahan imbang Persipura beberapa musim lalu,’’ ujar Asisten Pelatih PSPS, Afrizal saat dihubungi kemarin. Dikutip Bola Beta™, Jum'at (18/5)

Bukti PSPS tak sekadar tampil terlihat saat lawan Persiwa. Meski kalah 0-3, bermaterikan pemain lokal plus dua asing asal Korea Selatan, Ko Jae Hyo dan Joo Ki Hwan, PSPS sempat mengimbangi tim berjuluk Badai Pegunungan tersebut selama 78 menit laga berlangsung.

Melawan Persipura, strategi yang diterapkan lawan Persiwa juga akan dijalani. Dimana PSPS akan memperkuat lini tengah. ‘’Kami akan mulai bertahan dari lini tengah. Makanya, lini tengah harus dikuasai dengan memperbanyak pemain gelandang,’’ ujar Afrizal.
Read More...

0 Persipura vs Psps : Tuan Rumah Terluka , Tamu enggan sekedar Main


Tuan Rumah Terluka , Tamu enggan sekedar Main

Laga Pesipura kontra PSPS Pekanbaru yang berlangsung, Jumat, (18/5) di Stadion Mandala, tidak ada kata kalah bagi Persipura. Gerald Pangkali dan kawan-kawan harus meraih point penuh di depan pendukung Persipura.Tim Mutiara Hitam sudah melupakan kekalahan saat melawan Persija di Stadion Mandala.

Hal ini diungkapkan Asisten Pelatih Persipura Mettu Dwaramuri saat jumpa pers di Stadion Mandala, Dikutip Bola Beta™, Kamis(17/5).

“Kita akan main sungguh-sungguh untuk menang,”bilang Metu Duaramury sambil menegaskan seluruh pemain tidak ada yang akumulasi kartu alias siap untuk bertarung membayar malu saat dikalahkan Persija, hari minggu lalu,"kata Dwaramuri.

Menurut Metu, optimisme itu ibarat Persipura ‘dipukul’ untuk selanjutnya harus menang dalam sebuah pertandingan. “Kita akan bangkit kembali. Dipukul untuk menangkan pertandingan,”kata Metu. Lebih lanjut kata Dwaramurri kekalahan Persipura dari Persija Jakarta sebagai pelajaran berharga untuk bangkit dan menjadi kuat kembali. Sekali lagi Dwaramurri menegaskan, seluruh tim Persipura sudah melupakan kekalahan di depan pendukung Persipuramania.

“Pada dasarnya dengan kekalahan kami, sudah kami lupakan dan siapkan tim sebaik mungkin,” ujar mantan pemain Persipura era 70 an itu sambil menegaskan pada pertandingan nanti, dia harapkan timnya bisa bermain seperti sediakala saat melawan Persela, Arema dan Persija Jakarta.

Khusus saat melawan Persija, Metu Duaramuri mengakui bahwa sebenarnya keberuntungan banyak di pihak mereka, akan tetapi gagal diselesaikan oleh individu masing-masing pemain. Padahal secara kolektivitas, tim Persipura bermain bagus, terpola dan sistematis.

“Persija bermain taktis, kita main luar biasa, “bilang Metu Duaramuri sembari mengatakan seluruh pemain saat berlaga menantang tim tamunya Persija bermain sangat bagus, namun faktor individu yang kurang dimaksimalkan masing-masing pemain. “Tim Persipura bagus (tapi factor) soal pemain, kembali ke individu,”ungkapnya serius.

Di bagian lain, pelatih PSPS, Mundari Karya pun tetap optimis timnya mampu mematahkan mitos atas tak pernah menangnya Askar Bertuah saat berhadapan dengan Persipura. Menurutnya, semangat dan daya juang pemain lokal yang dimilikinya mampu mencuri poin di Stadion Mandala petang ini.

‘’Kita sudah melakukan persiapan sebaik mungkin, dan dari semangat latihan anak-anak kami yakin bisa mencuri satu poin di kandang lawan. Intinya jangan gegabah dan selalu berhati-hati selama 90 menit pertandingan berjalan,’’ sebutnya kemarin dari Kota Jayapura.

Dengan kekuatan yang tersisa, memanfaatkan determinasi tinggi M Isnaini dan kengototan Victori Yendra di depan, anak asuh Mundari siap mengobrak-abrik pertahanan Ortizan Salosa dkk. Meskipun tidak menargetkan bisa memetik kemenangan, namun Mundari yakin poin bisa dikantongi sebelum bertolak ke Pekanbaru sebagai penyemangat tim dalam menjamu Persib Bandung, Rabu (23/5) mendatang di Stadion Sport Center Kuansing.

Lini tengah PSPS akan diperkuat M Zahrul, April Hadi, Ade Suhendra, Ko Jae Hyo. Sementara di lini belakang, Amrizal Cs siap membendung gempuran Alberto Goncalves yang pastinya akan datang bertubi-tubi bersama Zah Rahan dan Boaz Salosa yang terkenal dengan kecepatannya untuk menusuk dari sisi kiri kanan pertahanan PSPS.

‘’Saya yakin duet Ambrizal dan Joo Ki bisa menghentikan penyerang lawan, sebab mereka sudah mulai padu di beberapa pertandingan terakhir. Semoga mereka bisa berkoordinasi dengan baik sehingga meminimalisir bersarangnya gol,’’ lanjut pelatih yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional tanah air tersebut.

Ambrizal akan ditemani bek asal Korea Selatan, Joo Ki Hwan, Gusripen Effendi dan Michael Orah di lini belakang untuk menahan gempuran lawan. Sementara di bawah mistar gawang, Mundari tetap mengharapkan peran maksimal Fauzal Mubaraq agar selalu konsentrasi penuh selama pertandingan.
Read More...

Kamis, 17 Mei 2012

0 Suharno : Mitra Kukar Lawan Paling Berat


Raihan tiga poin kembali di dapat Arema Indonesia. Usai membungkam Mitra Kukar dengan skor akhir 5-3, Dikutip Bola Beta™, Kamis (17/5/2012) malam di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pelatih Arema Suharno menilai, lawan Mitra Kukar adalah pertandingan paling berat.
"Perjuangan hari ini tidak mudah. Pertandingan lawan Mitra Kukar paling berat.," ungkap Suharno, dalam konfrensi persnya seusai pertandingan.

Mantan Pelatih Persiwa, Wamena itu menegaskan, raihan tiga poin adalah yang terbaik bagi tim. Hasil ini, tak lepas dari evaluasi usai Arema, mengalahkan Persisam beberapa waktu lalu. "Usai mencuri poin dari Persisam, kami terus melakukan pembenahan disemua lini. Dan hasilnya, bisa dilihat malam ini," tegasnya.

Kata dia, dalam pertandingan malam ini, kerjasama tim sangat bagus. Hanya saja, gol lawan memanfaatkan bola-bola mati, sudah kami antisipasi sebelumnya. "Saya sudah instruksikan agar anak-anak menghindari bola set piece. Karena disana, ada Bustomi," ucapnya.

Suharno melanjutkan, meski sudah kami antisipasi, para pemain masih banyak melakukan kesalahan hingga berbuah tendangan bebas dan gol. "Saat lawan Persisam, pelatih Mitra Kukar kan melihat pertandingan kami. Adanya perombakan pemain hanyalah bagian dari strategi saja," terangnya.

Ia menambahkan, rotasi pemain dan perubahan komposisi pemain, dimaksudkan untuk mengecoh lawan. Dan hasilnya, Arema bisa menang dan membawa pulang tiga poin.

Brama Yoga Kiswara
Read More...

0 Stefan Hansonn : Arema Masih Tim Terbaik di ISL

Arema Indonesia

Head Coach Mitra Kukar, Stefan Hansonn menilai, Arema masih menjadi tim terbaik dalam kompetisi Indonesia Super League musim ini.

Dalam konfrensi pers seusai pertandingan, Dikutip Bola Beta™, Kamis (17/5/2012) di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dengan skor akhir 5-3 untuk keunggulan tuan rumah, Hansonn mengaku dalam kompetisi ISL tahun ini, Arema masih menjadi tim kuat. "Arema tim terbaik dalam kompetisi ini," ungkapnya.

Kata Hansson, lima gol yang tercipta dalam pertandingan ini, bukan karena timnya lebih memilih bertahan. Tapi, tekanan dari anak-anak Arema, membuat pertahanan timnya sedikit terbuka. "Kami tidak bertahan. Tapi tekanan lawan, terus datang," ucapnya.

Ia menuturkan, meski kalah, ia tetap memuji penampilan anak asuhnya. Terlebih, dua mantan pemain Arema yang kini berkostum Mitra Kukar, dianggapnya pemain profesional yang pantas diacungi jempol. "Dua pemain kami mantan Arema. Namun, saya menilai Achmad Bustomi dan Arif Suyono, bermain dengan cerdas dan profesional," tegasnya.

Hansson melanjutkan, kedua mantan pemain Arema adalah tim inti dari Mitra Kukar. Selain oke, keduanya bermain profesional malam ini.

Saat ditanya sejumlah gol yang lahir dari bola-bola set piece tendangan Bustomi, Hansson mengaku jika hal itu sangat wajar. "85 persen gol dalam sepakbola terkadang dari bola-bola mati. Karena kami sudah berlatih untuk itu, saya kira wajar bisa membuat gol," pungkasnya. 

Brama Yoga Kiswara
Read More...

0 Arema vs Mitra Kukar = 5-3 , 8 Gol di Kanjuruhan

Liga Super Indonesia

Arema Indonesia berhasil menaklukkan tamunya, Mitra Kukar, dengan skor 5-3 pada lanjutan pertandingan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Dikutip Bola Beta™, Kamis 17 Mei 2012.

Sejak peluit dibunyikan tempo pertandingan langsung berjalan cepat. Baru enam menit laga berjalan, bek Mitra Kukar, Gustave Bahoken, sudah mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan tendangan rebound, Bahoken sukses menyontek bola masuk ke gawang Kurnia Meiga.

Usai tertinggal, Arema langsung bereaksi. Feri Aman Saragih dan kawan-kawan terus menyerbu pertahanan tim tamu. Hasilnya, pada menit 11 Dendi Santoso sukses menyamakan kedudukan. Dengan kaki kirinya, Dendi melepas tembakan yang membentur gelandang Mitra Kukar, Arif Suyono, dan masuk. Skor jadi 1-1.

Arema kurang puas. Singo Edan terus menyerang tim tamu secara frontal. Gol kedua pun datang dari kaki Muhammad Ridhuan, memanfaatkan assist tendangan bebas kapten Dzumafo Herman Epandi.

Keunggulan Arema kembali bertambah pada menit 31 lewat gol Dzumafo Herman Epandi. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Dzumafo sukses melepas tembakan keras ke pojok kiri gawang Hendro Kartiko. Skor jadi 3-1 untuk keunggulan Arema.

Selang satu menit, Mitra Kukar langsung membalas melalui gol Zulham Zamrun. Saat injury time kembali Mitra Kukar membuat kejutan sekaligus menyamakan skor lewat gol bunuh diri Munhar.

Di paruh kedua, Arema yang tak malu di depan mendukung sendiri terus menerapkan permain agresif. Gol keempat pun datang lewat tandukan Seme Patrick pada menit 67. Skor berubah menjadi 4-3.

Selang dua menit, kembali Singo Edan menambah keunggulan mereka melalui gol pemain pengganti, Arif Ariyanto. Arif sukses mematahkan jebakan offside Mitra Kukar dan mengecoh kiper Hendro Kartiko. Skor 5-3 untuk keunggulan Arema bertahan hingga laga berakhir.

Bagi Mitra Kukar, kekalahan ini memaku mereka di peringkat sembilan dengan koleksi 31 poin.

Susunan pemain :

Arema: Kurnia Meiga, Steve Hesketh, Seme Patrick, Munhar, Johan Ahmad Farizi, Feri Aman Saragih, Hendro Siswanto, Muhammad Ridhuan, Sunarto, Dendi Santoso, Dzumafo Herman Epandi

Mitra Kukar: Hendro Kartiko, Gustave Bahoken, Hamka Hamzah, Seiji Kaneko, Ahmad Bustomi, Zulchrizal Abdul Gamal, Ardan Aras, Isnan Ali, Arif Suyono, Zulham Zamrun, Jajang Mulyana
Read More...

0 Persiram vs Sriwijaya = 1-2 , Kokoh Di Puncak


Liga Super Indonesia



Pertandingan antara Persiram Rajaampat versus Sriwijaya FC, di Stadion Wombik, dalam lanjutan Indonesian Super Leagua (ISL), Dikutip Bola Beta™, Kamis (17/5/2012) berakhir dengan skor 2-1.


Laskar Wong Kito, mampu meraih kemenangan melalui gol dari striker andalan SFC, Hilton Moreira di menit ke-37 dan heading defender Thierry Gathuessi di menit ke-66. Kemenangan ini merupakan rekor baru bagi SFC yang meraih tiga poin di tanah Papua sepanjang keikutsertaannya di Liga Indonesia.

Pertandingan baru berjalan, delapan menit. SFC mampu unggul lewat sepakan Hilton. Namun dibalas oleh gerakan cepat Paul Casimir Boumsong di menit ke-14.

Usai kedudukan 1-1, kedua tim terus meningkatkan permainan meski di tengah kondisi cuaca yang tidak terlalu bersahabat. Hingga turun menim kedudukan 1-1 bertahan.

Memasuki babak kedua, pelatih Kas Hartadi mulai melakukan beberapa perubahan. Dia kemudian menginstruksi anak asuhnya untuk bermain lebih agresif.

Meningkatkan koordinasi lini belakang, menekan lini tengah tim lawan. Kemudian bermain lebih efektif dengan kombias direct ball dengan variasi melepas umpan-umpan panjang dan krossing dari tengah lapangan ke kotak penalti lawan.

Sementara Persiram yang memiliki kesempatan memenangkan pertandingan meningkat serangan dengan bermain agresif dan mendapatkan beberapa peluang. Namun, setelah saling menyerang dan menciptakan peluang, Laskar Wong Kito yang bermain tenang di babak kedua ini, mampu berbalik unggul 2-1. Gol kedua SFC dilesakkan defender Thierry Gathuessi di menit ke-66. Hingga laga berakhir kedudukan tetap bertahan 2-1 untuk tim tamu.
Read More...

Rabu, 16 Mei 2012

0 Gol Tunggal Marwan Menangkan Gresik United

Gresik United

Gresik United berhasil mengalahkan PSAP Sigli dengan skor 1-0. Gol kemenangan Gresik United dicetak Marwan Sayedeh di penghujung babak kedua. Dikutip Bola Beta™, Rabu (16/05/2012)

Tampil di hadapan ribuan pendukungnya, Persegres tampil percaya diri dengan langsung berinisiatif melancaran serangan dan mengurung pertahanan kubu tamu. Peluang pertama tuan rumah tercipta saat laga baru memasuki menit 8.

Agus Indra yang berhasil masuk area pertahanan lawan coba melesakkan bola ke arah gawang. Sayang, sepakan yang lemah membuat bola berhasil diamankan dengan mudah oleh kiper PSAP, Fakrurrazi.

Lima menit berselang, Kacung K Munif coba melakukan 'tembakan' spekulasi dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melayang ke atas mistar gawang. Pertahanan PSAP di laga ini tampil cukup solid dengan menutup rapat setiap peluang bagi lawan.

Peluang terbaik tuan rumah tercipta di menit 36. Gaston Castano yang menusuk dari sisi kiri lawan berhasil melayangkan umpan matang ke jantung pertahanan lawan. Sayangnya sundulan Marwan Sayedeh melambung di atas mistar gawang. Hingga laga berakhir, kedudukan belum berubah 0-0 untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua, Gresik tetap main menyerang. Peluang bagi tim tuan rumah didapat menit ke-54. Menerima umpan terobosan Gaston Castano, Rahmat Rivai melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Sayang, tendangannya tepat berada di pelukan Fakrurrazi.

Peluang emas didapat Gresik menit ke-71. Tendangan bebas Gaston Castano mengarah ke pojok kiri gawang PSAP. Fakrurrazi sudah mati langkah. Sayang, bola tersebut masih membentur tiang gawang.

Menit ke-78, Gresik kembali mendapat peluang. Umpan silang Gustavo Chena berhasil disundul Gaston Castano di dalam kotak penalti. Sundulan pemain asal Argentina itu belum mampu merobek jala PSAP karena bolanya mengarah tepat ke tangkapan Fakrurrazi.

Tiga menit berselang, giliran tendangan keras Marwan Sayedeh dari dalam kotak penalti masih bisa diamankan Fakrurrazi.

PSAP nyaris membuat penonton yang hadir di stadion Tri Dharma di menit ke-82. Sontekan Abu Bakar Bah di depan gawang membentur tiang gawang.

Gaston Castano kembali mendapat peluang mencetak gol untuk kesekian kalinya di menit ke-85. Tendangan setengah voli yang dilepaskan Gaston di depan gawang melambung tinggi.

Gresik akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-92. Tendangan Marwan Sayedeh dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau Fakrurrazi.

Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Hasil ini membuat posisi Gresik United naik satu anak tangga menjadi peringkat 11 dengan 30 poin sedangkan PSAP di peringkat 17 dengan 22 poin.

Susunan pemain:

Gresik United: Hery Prasetya, Wismoyo Widiasputro, Lan Bastian, Rudianto, Kacung F. Munif, Uston Nawawi (Alfian Habibi 62'), Gangga Mudana, Agus Indra Kurniawan (Rachmat Rivai 35'), Marwan Sayedeh, Gustavo Chena, Gaston Castano.

PSAP Sigli: Fakrurrazi, Stembiso, Bustami (Ichwani Hasanuddin 17'), Muhammad Ali, Sukman Suaib, Riza Fandi, Jeon Sung Ha (Abu Bakar Bah 46'), Song Young Lee, sayuti, Abdul Faisal, Indra Gunawan (Ferry Komul 77').
Read More...

Senin, 14 Mei 2012

0 Persidafon vs Sriwijaya = 2-2 , Wong Kito Selamat Dari Kekalahan


Patrich Wanggai

Dua gol Yohanes Pahabol tak mampu membawa Persidafon Dafonsoro memetik poin penuh saat menjamu Sriwijaya FC, Senin, 14 Mei 2012. Sebab, Laskar Wong Kito mampu membalasnya lewat gol yang diciptakan Keith Kayamba Gumbs dan Thuerry Gathussi.

Bertanding di kandang sendiri, Stadion Barnabas Youwe, Persidafon unggul lebih dulu lewat gol Pahabol pada menit ke-16. Keunggulan ini bertahan hingga pertandingan memasuki jeda turun minum.

Di babak kedua, SFC mampu menyamakan kedudukan lewat Kayamba Gumbs pada menit ke-53. Namun, Pahabol kembali membawa Persidafon unggul setelah mencetak gol keduanya tiga menit berselang. Sayang, kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya melayang saat SFC kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Thierry Gatushi pada menit ke-81. Skor imbang ini bertahan hingga laga usai.

Hasil imbang ini membut posisi Persidafon tak beranjak dari urutan ke-11 klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 dengan koleksi 29 poin dari 23 laga. Sementara itu, SFC semakin kokoh di puncak klasemen dengan mengantongi 52 poin, juga dari 23 pertandingan. (art)
Read More...